{"id":2074,"date":"2021-11-30T16:58:54","date_gmt":"2021-11-30T09:58:54","guid":{"rendered":"https:\/\/omegaedu.co.id\/blog\/?p=2074"},"modified":"2021-11-30T17:07:07","modified_gmt":"2021-11-30T10:07:07","slug":"perbedaan-toefl-dan-ielts-yang-wajib-kamu-tahu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/omegaedu.co.id\/blog\/perbedaan-toefl-dan-ielts-yang-wajib-kamu-tahu\/","title":{"rendered":"Perbedaan TOEFL dan IELTS yang Wajib Kamu Tahu!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ujian kemampuan bahasa Inggris ada beragam dan dua yang paling sering kita kenal adalah TOEFL dan IELTS. Keduanya banyak dijadikan universitas-universitas di seluruh dunia sebagai syarat pendaftaran bagi pelajar yang ingin berkuliah di sana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">TOEFL dan IELTS ini serupa tapi tak sama. Kedua uji kemampuan bahasa Inggris ini sama-sama menerbitkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang bisa kamu gunakan untuk keperluan pendidikan serta karir kamu di luar negeri. Kuliah di luar negeri misalnya, mempunyai sertifikat kemampuan bahasa Inggris adalah untuk memastikan kamu bisa mengikuti kegiatan perkuliahan dengan baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau sama kenapa harus ada dua? Tenang sob, artikel ini akan membahas lebih rinci tentang perbedaan TOEFL dan IELTS<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Lanjut baca perbedaan TOEFL dan IELTS yang wajib kamu tahu!<\/span><\/h2>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Institusi yang menerbitkan sertifikat<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua sertifikasi bahasa Inggris ini di inisiasi oleh dua perusahaan berbeda. TOEFL pertama kali dicetuskan di Amerika oleh ETS (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Educational Testing Service<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) pada tahun 1964. Semenjak saat itu TOEFL menjadi pilihan universitas di Amerika Utara sebagai syarat admisi mahasiswa asing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">IELTS di inisiasi oleh gabungan tiga negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi, yaitu, Inggris, Australia, dan Selandia Baru. IELTS diatur oleh British Council, IELTS Australia and Cambridge Assessment English<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Kegunaan sertifikat.<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walaupun pada pembukaan artikel ini TOEFL dan IELTS sama-sama bisa kamu gunakan untuk admisi kuliah ke luar negeri, tapi setiap universitas memiliki kualifikasi yang berbeda-beda sob.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sertifikat TOEFL biasanya menjadi syarat admisi di negara-negara seperti Amerika Serikat dan Kanada sedangkan IELTS untuk mendaftar ke universitas di Inggris, Australia, dan Selandia Baru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Skor yang dibutuhkan juga berbeda tiap-tiap tes. Jadi pastikan kamu tahu ke negara mana ingin melanjutkan studi dan sertifikat kemampuan apa yang mereka jadikan sebagai syarat, serta berapa skor minimum yang mereka inginkan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Bahasa Inggris yang jadi acuan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti halnya bahasa Indonesia, aksen bicara orang medan dan orang jawa ketika menggunakan bahasa Indonesia terdengar berbeda. Begitu pula dengan bahasa Inggris. Aksen Amerika dan Inggris sangat jauh berbeda, bahkan ada kata-kata yang hanya terdapat di Inggris tapi tidak terdapat dalam bahasa Inggris Amerika.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini juga yang mendasari kenapa terdapat 2 jenis ujian kemampuan bahasa Inggris. TOEFL menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">American English<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, sedangkan IELTS menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">British English<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini juga lah menyebabkan universitas di negara-negara tersebut menggunakan syarat yang berbeda untuk pendaftaran kuliah di universitas tersebut.<\/span><\/p>\n<blockquote><p>Baca juga : <a href=\"https:\/\/omegaedu.co.id\/blog\/5-universitas-terbaik-di-australia\/\">universitas terbaik di australia<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">4. Format dan jenis ujian.<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang sudah di jelaskan pada artikel <a href=\"https:\/\/omegaedu.co.id\/blog\/apa-itu-toefl\/\">sebelumnya<\/a>. Tes TOEFL mempunyai tiga format tes di tambah satu tes yang tidak resmi dari ETS. Satu tes yang tidak resmi ini bernama ITP. ITP hanya merupakan tes prediksi sebelum mengikuti ujian TOEFL sesungguhnya, tapi tidak jarang ada universitas khususnya di Asia yang menerima pendaftaran pelajar asing menggunakan sertifikat ITP.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan jenis ujian IELTS di bagi menjadi dua yaitu modul akademik dan modul pelatihan umum. Terlihat jelas fungsi dari masing-masing tes. Jika kamu ingin sertifikat yang bisa kamu gunakan untuk melanjutkan studi di luar negeri, maka kamu harus mengikuti tes modul akademik. Tes pelatihan umum bisa kamu gunakan untuk kegiatan magang di luar negeri.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">5. Biaya dan tempat ujian.<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya dan tempat melaksanakan ujian TOEFL dan IELTS juga berbeda. Kembali lagi kebutuhan ujian kemampuan bahasa Inggris ini harus kamu sesuaikan dengan kebutuhan kamu. Untuk mengikuti tes TOEFL, kamu butuh menyiapkan dana sebesar USD 175 atau setara IDR 2,5 juta. Sedangkan untuk mengikuti tes IELTS kamu harus merogoh kocek USD 195 atau sekitar 2,8 juta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tempat mengadakan tes nya juga berbeda. Seperti yang telah di jelaskan sebelumnya, karena di terbitkan oleh institusi yang berbeda maka tempat penyelenggaraan ujiannya pun berbeda. TOEFL dilaksanakan di ETS atau tempat lain yang disetujui ETS dan IELTS dilaksanakan di IDP atau British Council di Indonesia.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">6. Speaking section<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama-sama memiliki ujian <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">speaking<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di kedua tes, tapi cara melaksanakannya berbeda. IELTS menganggap bahwa cara ujian berbicara yang mereka lakukan lebih adil kepada peserta tes di banding tes TOEFL.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada TOEFL kamu akan berbicara via <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, software akan membacakan soal dan perintah, dan suaramu akan langsung direkam oleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tersebut. Sangat berbeda dengan IELTS. Ujian <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">speaking <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">IELTS kamu akan diberikan ruangan khusus tersendiri dan kamu akan langsung berbicara dengan seorang penguji sehingga kamu bisa lebih bebas berbicara dan penguji bisa langsung melihat kemampuan berbahasa Inggris yang kamu punya.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">7. Writing section<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">writing section <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dari kedua ujian ini hanya memiliki stu perbedaan. Kamu sama-sama akan di minta membuat paragraf berdasarkan pertanyaan yang pada lembar soal. Perbedaannya terletak pada jumlah kata minimal yang harus kamu capai. TOEFL meminta kamu untuk menulis 300-350 kata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada IELTS, setelah kamu menulis jawaban kamu minimal 200-250 kata, kamu juga akan menemukan soal untuk menyimpulkan pendapat kamu dari sebuah grafik.<\/span><\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/omegaedu.co.id\/blog\/7-tips-ini-bisa-membantu-kamu-cepat-belajar-bahasa-inggris\/\">tips cepat belajar bahasa Inggris<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">8. Reading section dan listening section<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan paling mendasar dari kedua seksi pertanyaan ini adalah tipikal soal. Pada TOEFL kamu akan membaca 3-5 paragraf yang masing-masing memiliki pertanyaan berbentuk pilihan ganda. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Listening section<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pada TOEFL kamu akan diberikan waktu 40-60 menit untuk menjawab pertanyaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada IELTS kamu akan membaca 3 paragraf dan tipe pertanyaannya campuran. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Listening section<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> nya juga berbeda, kamu akan mendengar dialog atau sebuah paragraf kemudian kamu diminta untuk menjawab pertanyaan atau menyimpulkan paragraf yang telah kamu dengar. Kamu memiliki waktu 30 menit untuk mendengarkan soal dan 10 menit untuk memindahkan jawaban kamu ke lembar jawaban.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">9. Tingkat kesulitan tes<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir adalah tingkat kesulitan tes IELTS dan TOEFL, karena menggunakan bahasa Inggris yang berbeda, IELTS menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">British English<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sedangkan TOEFL menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">American English<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> jadi tentu saja tingkat kesulitan tes akan berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaiknya persiapkan diri sebaik mungkin. Belajar sesuai dengan ujian yang akan kamu lakukan. Jika kamu ingin mengikuti tes TOEFL maka kamu harus belajar lebih tentang bahasa Inggris Amerika, begitupun sebaliknya jika ingin mengikuti tes IELTS kamu harus mendalami <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">British English<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana sob? Sangat berbeda kan antara TOEFL dan IELTS. Kamu sudah yakin mau pilih tes apa? Selalu sesuaikan dengan kebutuhan kamu sob! Jika kamu ingin melanjutkan kuliah ke Inggris maka kamu harus mengambil IELTS, tapi kalau kamu mau melanjutkan studi ke negeri paman Sam kamu harus mengambil ujian TOEFL.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekian sob!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ujian kemampuan bahasa Inggris ada beragam dan dua yang paling sering kita kenal adalah TOEFL dan IELTS. Keduanya banyak dijadikan universitas-universitas di seluruh dunia sebagai syarat pendaftaran bagi pelajar yang ingin berkuliah di sana. TOEFL dan IELTS ini serupa tapi tak sama. Kedua uji kemampuan bahasa Inggris ini sama-sama menerbitkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2077,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[105,98,99],"tags":[110,31,107],"class_list":["post-2074","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-english","category-general-info","category-study-abroad","tag-english","tag-featured","tag-study-abroad"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/omegaedu.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2074","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/omegaedu.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/omegaedu.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/omegaedu.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/omegaedu.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2074"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/omegaedu.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2074\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/omegaedu.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2077"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/omegaedu.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2074"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/omegaedu.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2074"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/omegaedu.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2074"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}